Rintik air hujan jatuh
Di permukaan yang keruh
Hingga ku meneduh
Di bawahnya tirai lusuh
Perjalanan separuh
Ku sambung tak payah mengeluh
Angin terbang berkeliaran
Memasuki ventilasi tanpa sapaan
Dinginnya membawa kenangan
Setiap detik yang menyenangkan
Hari-hari begitu menawan
Sayang untuk dilupakan
Di kala itu,
Dalam ruang persegi,
Pagar bergigi,
Jendela tersusun rapi
Kita semua menikmati
Duduk dibangku menghayati
Getarannya tak pernah terlewati
Andai dunia mengizinkan
Tawa canda yang terelakan
Tuk menghapus kepenatan
Kala riuh nya pembelajaran
Ingin rasa kembali
Secepat hitungan detik yang berlari
Walau kita terhalangi
Ku harap semua memiliki
Hati kecil yang menanti
Tuk melukis memori kembali
Di permukaan yang keruh
Hingga ku meneduh
Di bawahnya tirai lusuh
Perjalanan separuh
Ku sambung tak payah mengeluh
Angin terbang berkeliaran
Memasuki ventilasi tanpa sapaan
Dinginnya membawa kenangan
Setiap detik yang menyenangkan
Hari-hari begitu menawan
Sayang untuk dilupakan
Di kala itu,
Dalam ruang persegi,
Pagar bergigi,
Jendela tersusun rapi
Kita semua menikmati
Duduk dibangku menghayati
Getarannya tak pernah terlewati
Andai dunia mengizinkan
Tawa canda yang terelakan
Tuk menghapus kepenatan
Kala riuh nya pembelajaran
Ingin rasa kembali
Secepat hitungan detik yang berlari
Walau kita terhalangi
Ku harap semua memiliki
Hati kecil yang menanti
Tuk melukis memori kembali
- n
Komentar
Posting Komentar